Masyarakat Desa Alue Awe Meminta Kechik Mengundurkan Diri

Bagikan

Mediaanakbangsa.com,Lhokseumawe- Ratusan Masyarakat Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, melakukan Aksi unjuk rasa di Kantor Keuchik setempat, kehadiran kaum hawa dan pemuda beserta masyarakat Gampong tersebut untuk mendesak orang nomor 1 agar mengundurkan diri karena tidak bertanggung jawab.

Ratusan Masyarakat dari Tiga dusun mulai berkumpul di Menasah Alue Awe sejak jam 10: 00 WIB, mereka bermaksud ingin bertemu pimpinan pemerintah di Gampong tersebut, namun setelah ditunggui lama, sang Keuchik tidak hadir ke kantor, hingga Masyarakat meradang dan membakar ban hingga suasana semakin memanas serta menyegel kantor Keuchik setempat menggunakan kayu.

Adapun tuntutan warga desa Alue Awe meminta kepala desa agar transparan terkait dana BLT yang bersumber dari Dana desa, terkait dana desa yang tidak transparan dari tahun 2017 hingga 2019, Sedangkan visi misi Kechik desa Alue Awe sebelum menjabat akan melakukan rapat evaluasi 6 bulan sekali dan rapat umum setahun sekali, tetapi tidak pernah dilakukan rapat dari pertama menjabat tahun 2017 sampai 2019.

Salah seorang warga dengan berinisial HS (35) di lokasi, saat diwawancarai Mediaanakbangsa.com menyebut, aksi tersebut mereka lakukan karena mereka merasa muak atas kinerja pemerintah gampong tersebut yang dinilai terkesan jalan di tempat, namun anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah pusat disetiap tahun selalu tak tersisa.

Adapun perwakilan Polsek Muara Dua Beserta Danramil Muara Dua hadir dilokasi untuk mendengar keluhan masyarakat dan menertibkan masyarakat agar tidak anarkis dalam melakukan aksi damai dan semua masyarakat agar bersabar dan lebih tenang dalam menyikapi segala permasalahan.

HS juga menambahkan kepada media Dari itulah kami ingin menjumpai Keuchik, lanjut dia, sebagai masyarakat gampong kami ingin berbicara tentang itu, tapi keinginan semua yang ikut dalam aksi ini tidak terwujud karena orang yang kami maksud enggan keluar dan bertemu dengan warganya.

Ilham (28) salah seorang warga alue awee menambahkan “Keuchik gampong kami pengecut, tidak berani menjumpai masyarakatnya saat keadaan seperti ini, hal ini dapat menunjukkan Pemerintah Gampong Alue Awe bukan pemerintah yang mengayomi masyarakat, tapi pemerintah yang menzalimi masyarakat dari ketidak transparansi anggaran dari segala bentuk kegiatan” demikian Pungkas Ilham.

Hingga berita ini tayang Kechik Desa Alue Awe saat di hubungi oleh mediaanakbangsa.com masih enggan menjawab dan belum ada jawaban yang akurat.

Jasa Pembuatan Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *