Waw!!! Diduga Geuchik Gp.Seuriget Potong Fee Proyek Dana Desa

Bagikan

Mediaanakbangsacom,LANGSA – Kinerja Geuchik Gampong Seuriget Kecamatan. Langsa Barat Kota Langsa sudah mulai mencuap sedikit demi sedikit kepermukaan, Pasalnya warga sudah mulai gerah dengan kelakuan Geuchik selama ini tidak adanya Tranfaran dalam mengelola Dana Desa ( DD ). Terlebih – lebih setiap proyek yang di kerjakan menggunakan anggaran Dana Desa ( DD ) di Gampong tersebut diduga Geuchik melakukan potong fee.

Sebut salah seorang tukang bangunan yang mengerjakan proyek Gampong yang tidak mau di sebutkan namanya itu di dampingi oleh warga yang lain bernama Nazar, Sabtu, ( 30/5/20 ). Mengatakan, diantara salah satu diduga Geuchik melakukan potongan fee, terdapat pekerjaan proyek dana desa pembangunan Plat Beton Dusun. Malahayati Tahun 2020 besarnya anggaran Rp.13.880.000. juta. Dengan Volume 3.5 X 1.5 Meter.

Di jelas lagi, pembangunan Plat Beton dari Dana Desa ( DD ) itu di ongkosin oleh Geuchik Rp.3 juta itu ongkos sesuai dengan RAB, ” Kata tukang meniru ucapan Geuchik, namun saat tukang meminta untuk melihat RAB Geuchik mengatakan RAB tidak ada sama saya di Kantor PU, Kata tukang lagi meniru ucap Geuchik Muhammad Azhari. Dan setelah pekerjaan selesai di kerjakan ongkos yang di katakan oleh Geuchik Rp. 3 juta sedui dengan RAB, namun bukan tiga 3 juta yang di berikan hanya Rp.2.5 juta, sisanya di potong oleh Geuchik dengan alasan untuk Kantor PU dan Perangkat Gampong, “Ungkap Tukang yang tidak mau disebutkan namanya di dampingi Nazar warga Gampong Seuriget.

Lebih lanjut Tukang tersebut mengatakan, bila kita melihat pembangunan Plat Beton yang berada di Dusun. Malahayati Gampong Seuriget hanya luasnya 3.5 X 1.5 Meter dengan harga Rp. 13. 880.000. juta itu sudah besar kali anggarannya. Padahal kalau kita hitung untuk bangunan sebesar itu Rp.10 juta saja sudah lebih dari cukup. Katanya.

Disisi lain Nazar warga setempat, perlu di ketahui bilamana diduga Geuchik mengambil fee proyek Gampong apakah di benarkan apa ada dalam aturan, yang ada dalam aturan yang dirinya ketahui yang boleh di potong Dana Desa untuk pemotongan pajak.

Bila mana diduga Geuchik Gampong Seuriget telah melakukan pemotongan fee terhadap proyek Gampong yang di lakukan selama ini sudah sepatutnya penegak hukum untuk memanggil dan memeriksa Geuchik Gampong Seuriget tidak boleh di biarkan, ” Pungkas Nazar warga setempat.

Sementara itu untuk mendapatkan keterangan terkait diduga Geuchik Gampong Seuriget Muhammad Azhari mengambil Fee dalam pembangunan proyek Gampong Mediaanakbangsa.com, mendatangi kediamannya, namun tidak berada di tempat hanya bertemu anak nya mengatakan ayah tidak ada. ( Red)

Jasa Pembuatan Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *