Tanggapi Statement Protokoler Unimal, BEM Fisip Unimal : Bangun Persatuan Nasional Wujudkan Demokrasi Kampus”

Bagikan

Mediaanakbangsa.com,Lhokseumawe-Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Ilmu politik Universitas malikullsaleh. Pendidikan adalah senjata pembebasan untuk umat manusia,dimana pendindikan harus di tempatkan setinggi – tinggi nya dalam upaya membebaskan anak semua bangsa dari pembodohan yang sangat manipulatif oleh aktor liberal kapitalistik dalam dunia pendidikan kita.

Melansir dari media kampus universitas malikussaleh( News.unimal.ac.id) yang memuat sebuah berita yang berjudul”Gerakan BEM Harus lebih Rasional”.

Sekjen BEM FISIP Beni Murdani Tulisan tersebut tersirat makna penyerangan terhadap serikat mahasiswa yang organisisasi kemahasiswaan yang saat ini eksis mengkritisi kebijakan kampus , kebijakan pemerintah melalui media Online,Cetak, Bahkan beberapa waktu lalu mahasiswa unimal mampu menggalang front dan menurunkan ribuan massa untuk mengkritisi kebijakan pemerintah yang mengkangkangi kepentingan hidup orang banyak.

Penulis dari tulisan yang dimuat dalam media kampus tersebut mengakui dirinya sebagai Dosen sekaligus protokoler UPT kehumasan dan kerja sama eksternal Universitas malikussaleh,Beberapa kawan kawan mempertanyakan keabsahan jabatan nya tersebut….? Namun menurut saya tidak terlalu penting mengurusi jabatan sesorang , karena masih banyak hal yang harus di lakukan oleh mahasiswa

Beliau dalam tulisan nya mempersoalkan tentang kesempatan sebagai mahasiswa harus dapat menjadi peluang yang harus di gunakan secara efektif sehingga kampus ini menghasil kan sarjana – Sarjana yang baik.

Perlu saya tekan bahwa tidak baik nya sarjana yang merupakan lulusan universitas yang kita cintai ini bukan di pengaruhi oleh gerakan BEM atau kurang mandiri atau bertanggung jawab nya mahasiswa dalam mengikuti dikte dikte elit murahan yang ada di lingkungan kampus.Saya lebih setuju kurang kompeten nya lulusan di sebabkan oleh produksi anarnki kapitalis dalam sistem pendidikan kita yang jauh panggang dari api.

Maka pernyataan bapak protokoler tersebut sarat penyerangan kepribadian BEM yang saat yang seolah olah tidak memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan kampus.

Jika kita pelajari seksama pernyataan dari pak protokoler tersebut adalah kritik terhadap keadaan sistem pendidikan ,Hirarki kekuasaan yang ada di kampus,Namun sayang nya menjadikan BEM Sebagai kambing hitam dalam mengutarakan nalar kritis nya tersebut.

Mungkinkah ada peran elit birokrasi kampus di balik pernyataan tersebut…?
Atau ada pihak yang merasa terancam karena masih ada nya nalar kritis di kalangan mahasiswa…? Ya sudah lah hanya tuhan yang maha mengetahui.

Terkait tanggung jawab peran dan fungsi nya sebagai pelopor saya rasa internal BEM itu sendiri yang lebih mengetahui apa yang harus di lakukan,Daripada mengikuti doktrin liberal yang di tuangkan bapak protokoler dalam tulisan nya tersebut.

Maka di sini saya sebagai salah satu pengurus BEM di tinggkat fakultas merasa prihatin dengan kegelisahan bapak tersebut , karena sangat fatal sekali memanipulasi fikiran untuk menyerang kepribadian mahasiswa dengan narasi yang sangat liberal.

Untuk seluruh mahasiswa dan juga publik perlu mengetahui saat ini ormawa di unimal sudah memposisikan diri dan sangat rasional dengan ikut terlibat aktif dalam setiap kegiatan ataupun gerakan yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dari lubuk hati yang paling dalam saya meminta kepada elit birokrasi kampus yang ada di universitas malikussaleh yang sangat kita cintai ini, untuk segera berdamai dengan waktu , bertaubat dari segala niat buruk.serta secara bersama membawa unimal kearah yang lebih baik daripada memperebutkan kekuasaan .Karena itu watak liberal kapitalistik.(Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *