Plt Kadis Pendidikan ACEH Timur Polisikan Oknum Wartwan

Bagikan

Mediaanakbangsa.com,Aceh Timur-Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur Saiful Basri melaporkan salah seorang wartawan media online yang menulis berita dugaan terhadap dirinya telah berselingkuh dengan seorang perempuan berinisial A dan P.

Saiful melaporkan oknum wartawan dengan kode  (A,007) itu, karena menulis berita dengan judul; “Plt Kadis Pendidikan Aceh Timur Ngaku Pernah Buat Buku Nikah Palsu, Diduga Demi Masuk Hotel?”.

Laporan itu diterima Kanit Satuan Reskrim Polres Aceh Timur dengan bukti laporan, Nomor: Reg/02/lll/Res.2.5./2020/Reskrim, Jumat, 6 Maret 2020.

“Begitu saya baca beritanya tadi pagi, langsung saya ke Polres membuat laporan pengaduan pencemaran nama baik, dan saya merasa tidak benar dan berita itu fitnah, karena telah menyerang pribadi saya maka saya laporkan ke polisi biar diproses secara hukum,” kata Saiful Basri dalam acara jumpa pers dengan sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Jumat (6/3/2020) siang.

Saiful Basri menambahkan, ia melaporkan si penulis berita tentang dirinya tadi, karena merasa oknum wartawan tersebut telah membuat berita fitnah secara pribadi, bahkan Kadisdik ini menganggap pemberitaan itu telah menyerang pribadinya, serta membunuh karakter dirinya yang saat ini sedang menjabat Plt Kadis Pendidikan.

“Dia menuduh saya dekat dengan seseorang atau P. Saya tidak atau siapa itu dan dia menuduh saya telah membawa P selama sepekan ke Jakarta. Semua itu, fitnah demi tuhan itu fitnah dan sengaja dibuat untuk menjatuhkan saya,” ujar Saiful Basri.

Tak sampai disitu, Saiful menambahkan, selain dengan P ia juga difitnah ada hubungan dengan A. Itu termuat dalam berita yang ditulis si wartawan tersebut. Dan saya dituduh telah membuat buku nikah palsu agar bisa menginap di hotel tahun 2010 lalu.

Atas semua fitnah dan tuduhan itu sebut Saiful, maka dia melaporkan ke polisi agar dapat dibuktikan secara hukum.

Dalam berita yang beredar itu juga disebutkan, diduga wanita berinisial P juga dikabarkan baru-baru ini mendapatkan kado berupa satu mobil mewah, agar tetap merahasiakan segalanya.

“Kalau itu benar kenapa tidak dituntut suaminya atau pun dilaporkan saja ke polisi. Saya tidak tahu siapa P dan A, demi tuhan saya tidak ada seperti yang diberitakan. Karena itu, oknum wartawan ini telah menyerang pribadi saya dan memfitnah saya maka saya buat laporan, biar dibuktikan secara hukum, ini pembunuhan karakter yang ditujukan ke saya,” tambah Saiful.

Ketika ditanya Media Di ruangkerja nya saat jumpa pers, apakah ada hubungannya dengan proses seleksi Jabatan Tinggi Pratama yang saat ini sedang berlangsung di jajaran Pemkab Aceh Timur. Saiful menjawab tidak tahu pasti karena proses seleksi juga sedang berlangsung.

“Proses seleksi memang sedang berlangsung, dan saya sementara memang lolos di dua instansi, namun kita tidak mau berasumsi kemana-mana. Yang pasti ini sangat memalukan saya dan keluarga dan saya merasa difitnah karena demi tuhan semua itu tidak pernah ada. Maka, saya laporkan agar bisa dibuktikan secara hukum,” kata Saiful Basri berulang-ulang. Ada-ada saja.(Red)

Jasa Pembuatan Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *