BEM UNIMAL Mendesak pemerintah untuk menertibkan galian C Aceh utara

Bagikan

Mediaanakbangsa.com,Lhoksemawe-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe meminta Pemerintah dan Polda Aceh untuk segera menertibkan kegiatan eksploitasi Galian C, di Kecamatan Sawang, Aceh Utara

Muhammad sabar wakil ketua BEM Unimal meminta pemerintah yang bersangkutan agar segera menyelesaikan permasalah galian C illegal yang meresahkan warga Dan juga meminta dinas terkait melakukan tata kelola galian C yg benar bisa menjadi PAD aceh utara, banyak galian C yang tidak ada PAD di Aceh utara, kemudian selain dari hal tersebut juga sangat berdampak negatif terhadap lingkungan di sawang Aceh Utara.

“BEM Unimal mengharapkan pemerintah dan pihak Polda Aceh agar segera turun kelokasi untuk menertipkan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku terhadap aktivitas illegal galian C di kecamatan Sawang, Aceh Utara,” kata Muhammad Sabar.

Sabar menyebutkan bahwa pertambangan Galian C tanpa izin sudah melanggar Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009, tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Meski hal tersebut sudah diketahui tanpa izin alias ilegal, namun tidak ada tindak lanjut dari dinas terkait atau Polres, padahal pertambangan tanpa izin masuk ranah tindak pidana, apalagi merusak lingkungan.

BEM Unimal meminta, agar penegak hukum untuk dapat mengusut tuntas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh penambang ilegal sesuai UU Nomor 4 Tahun 2009. Karena sesuai Pasal 158 para pelaku bisa dipenjara paling lama 10 tahun, dan denda Rp10 miliar.

Karena disamping merusak lingkungan, kegiatan penambangan ilegal tersebut juga sudah mengangu Masyarakat sekitar banyak jalan yang rusak gara-gara aktivitas bongkar muat tesebut, nanti di saat rusak seakan akan pemerintah tidak respon terhadap kerusakan jalan, padahal pengelolaan PAD saja tidak jelas yang disebabkan pengelolaan galian C yang tidak sesuai dengan Hukum“tambahnya.

Kami ingin permasalahan ini segera dituntaskan. Ini menyangkut kewibawaan pemerintah dan aparat yang berwenang,” ungkapnya.(Muhammad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *