Ketua KNPI Kota Lhokseumawe Mendukung Dan Mengapresiasi Pembatasan Jam Kerja adalah bentuk Pembelaan hak Perempuan oleh Walikota Lhokseumawe

Bagikan

Mediaanakbangsa.com,Lhokseumawe -Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lhokseumawe Muhammad Ajuar menyebutkan Pembatasan jam kerja untuk pekerja wanita hanya sampai jam 21.00 WIB adalah sebagai bentuk pembelaan hak untuk perempuan.

Muhammad Ajuar mengatakan kepada wartawan ketika di minta tanggapannya terkait himbauan Walikota Lhokseumawe terkait penertiban konsumen pengunjung pada tempat usaha kuliner, kafe, dan perhotelan pada surat edaran bernomor 451.48/26 tanggal 05 Januari 2020 khususnya pada point No.3 yang berbunyi “membatasi jam kerja pramusaji wanita tidak melebihi jam 21.00 WIB” di Lhokseumawe, Rabu 15 Januari 2020.

Muhammad Ajuar berharap poin itu jangan dianggap sebagai bentuk pengekangan terhadap perempuan. Menurutnya, sangat banyak faedah bagi perempuan yang bekerja di malam hari bisa pulang lebih awal, bagi yang telah berumah tangga dia akan memiliki waktu yang cukup untuk melayani suaminya, mendampangi anak-anaknya belajar dan membantu mepersiapkan anak-anaknya untuk sekolah besok pagi.

Ajuar juga memgharapkan, semoga pemilik usaha tidak melakukan pemotongan honor setelah ada himbauan pengurangan jam kerja untuk perempuan ini di jalankan. “Kasian pendapatan mereka akan berkuarang, pemilik usaha agar dapat mensiasati jadwal kerja ulang agar semua pihak tidak ada yang dirugikan, misalnya jam masuknya diubah atau dipercepat”.

Sebagai ketua KNPI Muhammad Ajuar menilai edaran himbauan ini bernilai positif bagi kemaslahatan warga kota Lhokseumawe, pada prinsipnya kita sangat mendukung dan juga berharap semua pihak dapat menerimanya dengan arif demi kebaikan semua warga kota Lhokseumawe, Tutupnya (Muhammad Ajuar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *