RSUD Muyang Kute kabupaten Bener Meriah Terakreditasi Madya

Bagikan

Mediaanakbangsa.com,Bener Meriah –
Rumah Sakit Daerah (RSUD) Muyang Kute kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh dinyatakan lulus Akreditasi tingkat Madya versi SNARS edisi 1. Hasil tersebut berdasarkan penilaian tim Akreditasi atas implementasi dan dokumentasi rumah sakit , beberapa waktu yang lalu.

Dikatakan dr Sri Tabahhati, SpAn, Direktur RSUD Muyang Kute, Akreditasi tingkat Madya sama dengan bintang tiga. Hasil itupun diakuinya tidak diperoleh dengan mudah. Semua ini berkat dukungan dari pemerintah daerah dan kritikan dari masyarakat yg terus memacu semangat juang utk bisa meningkatkan mutu pelayanan.

Sri Tabahhati mengungkapkan, untuk pencapaian akreditasi tingkat Madya ada beberapa kriteria yang menjadi penilan

“Selain itu penilaian ini langsung sesuai survey kepada pasien untuk pelayanan yang diberikan, ” Sebutnya saat dihubungi Mediaanakbangsa.com Kamis 12/12/2019.

Selain itu, lanjutnya, termasuk kelengkapan fisik bangunan, alat kesehatan dan kualitas Sumber Daya Manusia.
Akreditasi tingkat Madya yang diperoleh pun merupakan versi SNARS edisi I 2018, berbeda dengan 2012. Penilaian akreditasi versi 2012 lebih sederhana. Sementara untuk Akreditasi versi SNARS edisi I 2018, lebih mengutamakan implementasi terkait pelayanan kepada pasien.

Namun pihaknya menganggap Akreditasi yang diberikan merupakan motivasi untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Termasuk akan melengkapi peralatan medis yang belum dimiliki seperti CT Scan, Hemodialisa dan lainnya.

Sri juga mengatakan, RSUD Muyang Kute sedang melakukan tahap proses menuju Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD), kita berharap akan selesai dalam waktu dekat ini.

Saat disingung Mediaanakbangsa. com tentang peluang untuk naik kelas dari tipe C ke tipe B, ” semua punya keinginan untuk naik kelas tetapi semua butuh proses, yang terpenting sekarang yang harus kita lakukan adalah bagaimana meningkatkan mutu pelayanan, kenyamana pasien disaat mendapatkan perawatan, ” ungkapnya.

Penilaian lebih ditekankan terkait mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Dengan masa tiga tahun, maka setiap tahun nanti pihak rumah sakit dapat meminta bimbingan agar pembenahan terus dilakukan, pungkasnya.(Chaidir)

Jasa Pembuatan Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *