Kejari Langsa Selain Menahan Wadir SDM RSUD langsa Turut Menahan Tiga Tersangka Lainnya

Bagikan

Mediaanakbangsa.com,Langsa-Azhar Pandapotan,ST,M,Kes Wadir Adminitrasi (ADM) Sekaligus KPA dan PPK RSUD Langsa beserta Dedi Iskandar anggota Pokja ,Dony Sukma selaku Direktur CV,Indodaya Bio Mandiri Dan Sutrisno Direktur CV Serasi Nusa Indomec resmi di tahan oleh Kejaksaan Negeri Langsa pada hari Selasa (29/10) sekira pukul 22.07.Wib.

Kepada awak media Kepala Kejaksaan Negri Langsa Ikhwan Nul Hakim, SH di ruang kerjanya mengatakan, ke empat Tersangka ini terlibat kasus TPK pengadaan mesin genset 500 KVA dan instalasinya pada RSUD Kota Langsa tahun 2016, dana bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) 2016 dengan nilai HPS sebesar 1,8 miliar (Satu Miliar Delapan Ratus Juta ) dari tiga harga pembanding yakni CV.Satya Abadi, CV.J&J Powerindo dan CV. Indojaya Sinergi, namun dari tiga perusahaan tersebut tidak benar sebagai harga pembanding, urai Ikhwan Nul Hakim, SH

Sambungnya, setelah di lakukan pemeriksaan secara maraton di akui bahwa dalam proses lelang pihak Pokja DI atas perintah atasannya yakni PPK (wdir ADM) Azhar agar ada bintang dalam pengadaan ini yang akan di hubungi oleh Sutrisno.

Selanjutnya sudara Sutrisno akan meng hubungi Dedi agar saling mengirim data penawaran melalui E-mail. Dedi Iskandar Karena pada saat melakukan penawaran Sutrisno memiliki perusahan sendiri yakni CV Serasi Nusa Indomec, lantas meminjam perusahaan dari Medan CV. Jovi Kurnia.

Sedangkan perusahaan yang di menangkan adalah CV. Indojaya Bio Mandiri dengan Direktur Dony Sukma yang masih rekanan Sutrisno.

Didalam pelelangan telah terjadi persekongkolan dan berdasarkan LHP BPK RI No 28/LHP/XX/2019 tanggal 16 September 2019 telah terjadi kerugian Negara sebesar Rp 269.675.190 (dua ratus enam puluh Sembilan juta enam ratus tujupuluh lima ribu seratus sembilan puluh rupiah)

Oleh karenanya terhadap ke empat tersangka di lakukan penahan di LP kelas II B Langsa oleh penyidik selama 20 hari kedepan sejak tanggal 29 Oktober – 17 Novemver 2019. Penahanan ini di lakukan untuk menghindari melarikan diri serta menghilangkan barang bukti, tutup Kejari.(RED)

Jasa Pembuatan Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *