G-Pal Kembali Melakukan Aksi didepan Kantor walikota.

Bagikan

Mediaanakbangsa.com,Subulussalam- soraya memanggil dengan isu tolak pembangunan PLTA di kawasan ekosistem leuser (KEL) Lae Soraya pada tanggal 15 Oktober 2019 di depan Kantor wali kota subulussalam.

Aksi ini merupakan aksi lanjutan terhdap aksi yang kami lakukan 3 bulan lalu yang bertepatan di tanggal 15 juga.

Dalam aksi G-PAL membawa krenda mayat sebagai simbol atas matinya Lae soraya akibat dari matinya nalar pemerintah terhadap kritikan dan penolakan masyarakat selama ini dgn memilih untuk terus melanjutkan rencana pembangunan PLTA yg seyogyanya sangat merusak lingkungan.
Aksi ini menuntut wali kota untuk
mengeluarkan pernyataan menolak rencana pembangunan PLTA serta tidak menindak lanjuti kembali projek ini.

Selama pemerintah belum mengeluarkan pernyataan secara tegas menolak PLTA maka selama itu pula kami beranggapan bahwa ada upaya tindak lanjut dari rencana Pembangunan PLTA trsebut dan selama itu pula kami akan terus melakukan penolakan terhadap projek ini.
Aksi kemaren adalah aksi limabelasan ke 2 yang kami lakukan, Insyallah setiap tanggal 15 kami akan gelar aksi dengan isu yang sama sampai wali kota mau mengeluarkan pernyataan tegas menolak PLTA.pungkas Guli M. (Ipong/jun)

Jasa Pembuatan Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *