Bener Meriah:Agrobisnis Menuju Agrowisata

Bagikan

Mediaanakbangsa.com,Bener Meriah-
Kabupaten Bener Meriah adalah kota pertanian dan perkebunan. Julukan ini sangat melekat kuat, seolah tak lekang oleh panas dan tak lapuk diterpa hujan. Bukan digadang-gadangkan oleh masyarakat Bener Meriah saja, tetapi sudah di akui sampai ke manca negara.

Kabupaten yang dimekarkan dari kabupaten induknya yaitu kabupaten Aceh Tengah sejak tahu 2002 dan diresmikan tanggal 18 Desember tahun 2003, melalui Undang-undang RI nomor 41 tahun 2003. Resmi menjadi kabupaten baru yang diberinama kabupaten Bener Meriah dengan nama ibukotanya Simpang Tiga Redelong.

Di bawah kepemimpinan Tgk. Sarkawi atau Buya panggilan akrabnya, Bener Meriah terus berbenah dari daerah Agrobisnis menuju Agrowisata.

Pemerintah sedang giat-giatnya melakukan pembenahan, di mulai dari infrastruktur jalan penghubung menuju kabupaten tersebut, juga pembenahan pada sektor wisata. Karena selain terkenal penghasil kopi Bener Meriah juga akan menarik wisatawan baik domestik maupun manca negara dengan wisata alamnya.

Selain dikenal sebagai daerah penghasil kopi dan tanaman holtikultura, Bener Meriah juga memiliki kawasan hutan yang luas, untuk itu, daerah yang berhawa sejuk ini memiliki dua peran sekaligus, yaitu sebagai pusat pengembangan tanaman pangan dan pengawalan bagi pelestarian hutan di kabupaten bener meriah khususnya dan Aceh pada umumnya,Karena daerah ini memiliki hutan lindung, hutan produksi dan hutan margasatwa.

Berdasarkan data BPS, hampir sekita 78,76 % penduduk Bener Meriah berprofesi sebagai petani. Dan komoditi yang paling terkenal sudah pasti kopi arabika yang produksinya sudah menembus bukan pasar nasional saja tetapi Eropa dan Amerika.

Selain itu tanaman holtikultura seperti kentang, lada, tembakau dan bermacam ragam buah-buahan bahkan juga sayur-sayuran menjadi handalan kabupaten Bener Meriah.

Dengan adanya perhatian Pemkab terhadap sektor agrobisnis, menerapkan tekhnologi dan inovasi dibidang pertanian bukan tidak mungkin daerah ini menjadi sektor agrowisata ditambah perannya untuk memperkuat sebagai pusat pengembangan tanaman pangan dan juga pengawalan bagi pelestarian kawasan hutan di daerah tersebut.

Plt Gubernur Aceh pernah menyampaikan amanat kepada Bupati Bener Meriah, di sela-sela pelantikan Bupati Bener Meriah pada tanggal 30 April 2019 , ” sesuai dengan rencana Menteri Pariwisata RI untuk membentuk kawasan ekonomi khusus pariwisata ( KEK Pariwisata ), Gubernur Aceh menantang Pemerintah kabupaten dan seluruh elemen di Bener Meriah untuk membentuk KEK Pariwisata.

Potensi Agrowisata dan kawasan hutan sangat mendukung terbentuknya KEK Pariwisata di kabupaten Bener Meriah, tambahnya.

Selain agrowisata dan hutan, Bener Meriah juga memiliki sejumlah lokasi wisata alam, seperti pemandian air panas yang bersumber dari gunung api Burni Telong yang berdiri tegak di Bener Meriah, juga terdapat air terjun di bebeapa kawasan.

Tidak kalah ketinggalan pemkab Bener Meriah kini juga sedang mengembangkan wisata arung jeram yang terdapat di kampung Rahmat kecamatan Gajah Putih dan Samar kilang yang merupakan kampung dari mantan Bupati Bener Meriah yang sekarang terganjal kasus ott bersama gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Wisata arung jeram sekarang menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan baik domestik maupun manca negara.

Semoga apa yang menjadi harapan dan ini merupakan salah satu visi misi Bupati Bener Meriah sendiri disaat kampanye di pilkada yang lalu. Walaupun demikian peran dari segenap tokoh dan masyarakat juga sangat menentukan keberhasilan dari apa yang di harapkan oleh pemerintah.Bener Meriah.
Kabupaten Bener Meriah adalah kota pertanian dan perkebunan. Julukan ini sangat melekat kuat, seolah tak lekang oleh panas dan tak lapuk diterpa hujan,Bukan digadang-gadangkan oleh masyarakat Bener Meriah saja, tetapi sudah di akui sampai ke manca negara.

Kabupaten yang dimekarkan dari kabupaten induknya yaitu kabupaten Aceh Tengah pada tanggal 18 Desember tahun 2003, melalui Undang-undang RI nomor 41 tahun 2003. Resmi menjadi kabupaten baru yang diberinama kabupaten Bener Meriah dengan nama ibukotanya Simpang Tiga Redelong.

Di bawah kepemimpinan Tgk. Sarkawi atau Buya panggilan akrabnya, Bener Meriah terus berbenah dari daerah Agrobisnis menuju Agrowisata.

Pemerintah sedang giat-giatnya melakukan pembenahan, di mulai dari infrastruktur jalan penghubung menuju kabupaten tersebut, juga pembenahan pada sektor wisata. Karena selain terkenal penghasil kopi Bener Meriah juga akan menarik wisatawan baik domestik maupun manca negara dengan wisata alamnya.

Selain dikenal sebagai daerah penghasil kopi dan tanaman holtikultura, Bener Meriah juga memiliki kawasan hutan yang luas, untuk itu, daerah yang berhawa sejuk ini memiliki dua peran sekaligus, yaitu sebagai pusat pengembangan tanaman pangan dan pengawalan bagi pelestarian hutan di kabupaten bener meriah khususnya dan Aceh pada umumnya. Karena daerah ini memiliki hutan lindung, hutan produksi dan hutan margasatwa.

Berdasarkan data BPS, hampir sekita 78,76 % penduduk Bener Meriah berprofesi sebagai petani. Dan komoditi yang paling terkenal sudah pasti kopi arabika yang produksinya sudah menembus bukan pasar nasional saja tetapi Eropa dan Amerika.

Selain itu tanaman holtikultura seperti kentang, lada, tembakau dan bermacam ragam buah-buahan bahkan juga sayur-sayuran menjadi handalan kabupaten Bener Meriah.

Dengan adanya perhatian Pemkab terhadap sektor agrobisnis, menerapkan tekhnologi dan inovasi dibidang pertanian bukan tidak mungkin daerah ini menjadi sektor agrowisata ditambah perannya untuk memperkuat sebagai pusat pengembangan tanaman pangan dan juga pengawalan bagi pelestarian kawasan hutan di daerah tersebut.

Plt Gubernur Aceh pernah menyampaikan amanat kepada Bupati Bener Meriah, di sela-sela pelantikan Bupati Bener Meriah pada tanggal 30 April 2019 , ” sesuai dengan rencana Menteri Pariwisata RI untuk membentuk kawasan ekonomi khusus pariwisata ( KEK Pariwisata ), Gubernur Aceh menantang Pemerintah kabupaten dan seluruh elemen di Bener Meriah untuk membentuk KEK Pariwisata.

Potensi Agrowisata dan kawasan hutan sangat mendukung terbentuknya KEK Pariwisata di kabupaten Bener Meriah, tambahnya.

Selain agrowisata dan hutan, Bener Meriah juga memiliki sejumlah lokasi wisata alam, seperti pemandian air panas yang bersumber dari gunung api Burni Telong yang berdiri tegak di Bener Meriah, juga terdapat air terjun di bebeapa kawasan.

Tidak kalah ketinggalan pemkab Bener Meriah kini juga sedang mengembangkan wisata arung jeram yang terdapat di kampung Rahmat kecamatan Gajah Putih dan Samar kilang yang merupakan kampung dari mantan Bupati Bener Meriah yang sekarang terganjal kasus ott bersama gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Wisata arum jeram sekarang menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan baik domestik maupun manca negara.

Semoga apa yang menjadi harapan dan ini merupakan salah satu visi misi Bupati Bener Meriah sendiri disaat kampanye di pilkada yang lalu. Walaupun demikian peran dari segenap tokoh dan masyarakat juga sangat menentukan keberhasilan dari apa yang di harapkan oleh pemerintah.(Chaidir)

Jasa Pembuatan Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *